Bantuan TIK dari Kemendikbud, Akhirnya Tiba

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2021, sekitar jam 1 siang, bantuan TIK tiba disekolah kami, SMP Negeri 3 Balusu SATAP, dengan diantar oleh ekspedisi dan disambut oleh panitia yang terdiri dari 5 orang guru dan kepala sekolah.

Tak dapat kami pungkiri, kedatangan bantuan TIK berupa 15 unit laptop Chromebook, 1 unit proyektor LCD, 1 unit router wireless, dan 1 unit konektor ini sudah lama dinantikan kehadirannya disekolah kami. Alasannya karena memang bantuan TIK ini sangat kami perlukan dalam berbagai kegiatan, terutama kegiatan-kegiatan yang membutuhkan teknologi (misalnya : jaringan internet dan laptop). Dan, tentu saja akan bermanfaat bagi siswa/i kami dalam kegiatan belajar mengajar, Kompetisi Science Nasional (KSN), Asesmen Nasional (AN), maupun kegiatan-kegiatan lainnya.

Seperti yang kami tulis diartikel Harapan dibalik KSN (Kompetisi Science Nasional) 2020, masih teringat jelas di ingatan kami harus mengantar siswa kami ke ibu kota Kabupaten, Rantepao, untuk mengikuti kegiatan tersebut. Atau ketika Asesmen Nasional, seperti yang kami ceritakan dalam artikel Asesmen Nasional (AN) SMP Negeri 3 Balusu SATAP diadakan di SMP Negeri 1 Balusu. Belum lagi kegiatan rutin seperti sinkronisasi DAPODIK dan RKAS yang sudah tentu membutuhkan perangkat dan jaringan internet.

Membutuhkan waktu sekitar 90 menit untuk melakukan proses penerimaan perangkat TIK yang datang tersebut, mulai dari foto bersama pihak ekspedisi dan pihak sekolah, pemeriksaan awal perangkat TIK sampai dengan penandatanganan BAST ( Berita Acara Serah Terima). Berikut galeri foto/video yang sempat kami dokumentasikan dari kegiatan ini :

Bentuk Nyata dari Digitalisasi Sekolah

Salah satu program yang diserukan Mas Menteri Pendidikan : Nadiem Makarim adalah digitalisasi sekolah. Program ini adalah hasil kerja sama antara 2 Kementerian yaitu Kemendikbud dan Kominfo. Tujuan utama dari program pemerintah ini adalah menyiapkan sumber daya manusia menyongsong revolusi industri 4.0. Hal ini sejalan dengan instruksi presiden, Joko Widodo, memberikan perhatian terhadap daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) agar mendapatkan fasilitas-fasilitas pembangunan termasuk di bidang pendidikan. Seperti yang kami kutip dari blog Kominfo, ide awal program ini sebenarnya sudah ada sejak masa jabatan Mendikbud sebelumnya ; Muhadjir Effendy. Maka, salah satu bentuk nyata program digitalisasi sekolah ini yaitu pemberian bantuan TIK kepada sekolah-sekolah didaerah yang tergolong 3T tersebut.

Semoga dengan bantuan TIK ini dapat menjadi semangat baru bagi kami, baik sebagai guru maupun siswa, dalam mengikuti proses belajar mengajar. Sesuai tema Hari Sumpah Pemuda ke-93 “Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh”, besar harapan kami agar sekolah kamipun dapat bangkit dan tumbuh dari waktu ke waktu.

Salam Pendidikan

Admin Website

Leave a Comment